Tips Membuat Anak Menjadi Cerdas Dalam Bersosialisasi

0
68

porosjambi.com – Para orang tua selalu mengatakan bahwa anak-anak yang pendiam dan cenderung tertutup adalah seorang pemalu. Sebuah kata yang sering digunakan oleh beberapa ahli untuk menggambarkan orang-orang yang memiliki kecemasan sosial atau tidak percaya pada dirinya sendiri.

Menurut Susan Cain, penulis Quiet Power, secara neurologis, mereka hanya orang-orang yang lebih sulit berhubungan dengan lingkungan secara positif dan lingkungannya pun kurang menstimulasi.

Tetapi, dalam situasi yang menantang, anak yang pendiam dapat mempraktikkan keterampilan sosialnya dan belajar menavigasi dunia yang keras dengan lebih mudah. Untuk membuat anak pendiam mudah bersosialisasi berikut anjuran dari beberapa pakar untuk mengubah anak anda;

  1. Membuka Obrolan, seorang konselor profesional berlisensi Heidi Kiebler-Brogan berkata; Tanyakanlah hal-hal yang membuat anak anda diam, seperti menanyakan seperti menanyakan, “Apa yang terjadi saat pria itu menyapa kita? Apakah itu membuat kamu tidak nyaman?”.
  2. Mengubah Bahasa Ketika Berbicara Dengannya, Erica Reischer, Ph.D., penulis What Great Parents berkata bahwa; Anak-anak yang diam mungkin menerima pesan tanpa disadari, bahkan dari orangtua mereka sendiri. Bahwa ada sesuatu yang salah dengan perilaku pendiam mereka. “Dengan mengatakan, ‘Maaf, dia pemalu,’ kepada orang dewasa lain, itu berarti menyiratkan kepada anak bahwa orangtua melihat diamnya mereka sebagai hal yang negatif.”
  3. Mulai Mengajarinya Praktik Sosialisasi, Maria Zimmitti, Ph.D., presiden Georgetown Psychology Associates, di Washington, DC berkata bahwa; Setiap dari kita dapat merasa terbebani dalam lingkungan yang keras atau tidak biasa. Tapi orang dewasa biasanya bisa mengatasi kekacauan situasi yang berkecamuk dalam dirinya. Anak-anak belum terampil mengatasi ini. “Straget utama bagi anak ialah, praktik, praktik, praktik.”
  4. Puji Prestasinya, Kata Dr. Reischer; Anak-anak merespon dengan baik penguatan positif. Anda bisa meningkatkan kepercayaan dirinya jika memuji keterampilan barunya. Tapi jangan disogok. Jika Anda menjanjikan es krim untuk berbicara dengan seorang teman, mungkin dia bertanya-tanya mengapa interaksi itu begitu mengerikan hingga Anda akan menawarkan hadiah untuknya. Sebagai gantinya, akui langkah sosial saat terjadi. “Jika dia bersenang-senang di pesta, pastikan Anda mengatakan kepadanya, ‘Ibu senang melihat kamu bersenang-senang!”.(KI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here