Setnov Ngeluh Sakit Dipersidangan, Jaksa KPK : Dia Sehat dan Sempat Main Tenis Meja

0
55

Porosjambi.com – Dalam persidangan di gedung Pengadilan Tipikor Jakarta, jaksa KPK Irene Putri menyebut kondisi kesehatan terdakwa kasus e-KTP Setya Novanto sehat. Apalagi menurut Irene, Novanto sempat main tenis meja saat ditahan di dalam Rutan KPK.

“Diketahui pada 18 November IDI juga sudah berikan assesment dan nyatakan dia sehat, bahkan saudara terdakwa pun terbilang sehat karena pada Selasa (12/12) sore lalu yang bersangkutan bisa bermain tenis meja,” ujar Irene di gedung Pengadilan Tipikor Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (13/12).

Irene juga membeberkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, kondisi kesehatan Novanto baik dan layak mengikuti sidang. Ada 4 dokter dari IDI yang telah memeriksa Novanto dan semuanya memberikan hasil sama. Novanto sehat dan layak mengikuti persidangan.

“Tiap orang bisa saja katakan dia sakit, tapi kami nyatakan profesi dokter kita percaya dan dokter pun katakan bahwa keadaan yang bersangkutan adalah sehat saat ini,” kata Irene.

Irene yakin IDI yang merupakan satu-satunya asosiasi dokter di Indonesia akan memberikan pendapat yang profesional. Apalagi Irene mengaku melihat Novanto dapat berkomunikasi normal dengan kuasa hukumnya saat sidang masih diskorsing.

“Tadi kami perhatikan juga di belakang bahwa komunikasi antara terdakwa dan PH itu sangat lancar, dengan pelan pun terdakwa bisa berkomunikasi,” kata Irene.

Sementara itu kuasa hukum Novanto, Maqdir Ismail, bertahan dengan argumennya. Menurutnya Novanto memang sakit diare. Maqdir mengaku melihat sendiri bagaimana Novanto bolak-balik ke kamar mandi saat dia mengunjungi di Rutan KPK.

“Kami hampir tiap kali berkunjung ke rutan KPK, saya tahu beliau mengeluh sakit perut dan diare sejak Jumat pagi, Senin pagi juga masih mengeluh, bahkan kemarin saya tahu tiap hari dia mencatat terkait berapa kali dia pergi ke belakang buat air besar,” ujar Maqdir.

Oleh karena itu dia meragukan ucapan jaksa Irene yang menyebut Novanto baik-baik saja. Dia juga tidak yakin dengan ucapan Irene yang menyebut Novanto hanya 2 kali ke kamar mandi.

“Jadi apa iya apa betul JPU tahu dan melihat kalau terdakwa itu hanya dua kali ke belakang sedangkan terdakwa memiliki catatan sendiri sudah berapa kali dia pergi ke belakang,” ucapnya.

Maqdir berkukuh sidang ini tak dapat dilanjutkan karena Novanto tidak sehat. Namun majelis hakim berkata lain. Dakwaan Novanto akhirnya dibacakan.

Sumber : kumparan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here