KPK Vs Setnov Adu Strategi, Siapa Yang Akan Menang?

0
54

Porosjambi.com – Mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad meyakini alat bukti yang dimiliki KPK sangat kuat untuk menghadapi Ketua DPR Setya Novanto dalam praperadilan jilid II di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Apalagi KPK telah melimpahkan berkas perkara tersangka korupsi megaproyek e-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

“KPK memang harus bergerak lebih cepat, tapi saya yakin KPK memiliki alat bukti yang kuat dan prosedur hukum yang ada juga sudah dilalui,” ucap Abraham Samad di Makassar, Kamis 7 Desember.

Menurut dia, praperadilan jilid II ini merupakan perang strategi antara Setya Novanto dan KPK. Sehingga dengan langkah KPK melimpahkan cepat berkas ke Pengadilan Tipikor adalah hal yang tepat. “Iya ini sudah sesuai prosedur yang ada, dan KPK memang harus lebih cepat melimpahkan perkaranya,” ucap dia. “Menurut saya ini perang strategi.”

Selain itu, Abraham juga mengingatkan kepada seluruh aparat penegak hukum agar memperhatikan penanganan kasus-kasus korupsi yang terjadi di Indonesia dan daerah. Apalagi saat ini mendekati Hari Anti Korupsi yang jatuh pada 9 Desember mendatang. “Penganan kasus korupsi harus terus didorong dan seharusnya ini menjadi perhatian aparat penegak hukum.”

Saat ini Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menggelar sidang praperadilan Setya Novanto, dengan mendengarkan pandangan dari pemohon pada Kamis 7 Desember. Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau e-KTP yang merugikan negara Rp 2,3 triliun dengan nilai proyek Rp 5,84 triliun.

KPK telah menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka sebanyak dua kali yakni 10 November 2017 dan 17 Juli 2017. Namun penetapan tersangka pertama dibatalkan dalam gugatan praperadilan karena Setya Novanto menang pada 29 September 2017.

Sumber : Tempo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here